Tin … tin.. Suara klason mobil terdengar sesaat setelah Rona selesai mengaplikasikan make up yang Bianca ajarkan kepadanya. Setelah perang dingin yang Bintang cetuskan tiga hari yang lalu. Akhirnya Bintang kembali menghubunginya ingin bertemu. Dia sadar kesalahannya karena pergi tanpa pemberitahuan kepada Bintang. Kakinya berlari ke arah jendela dan melirik Bintang yang terlihat begitu tampan dengan T-shirt hitam andalannya dan bersandar di depan kap mobil seraya menatap ke arah balkon kamar Rona. Rona melambaikan tangannya senang ke arah Bintang yang hanya tersenyum simpul. Mendesah pelan, sadar bahwa Bintang masih marah.Dipejamkan matanya, mencoba menyemangati dirinya sendiri. Dia mengambil kesempatan ini untuk berbaikan dengan Bintang. Merapikan pakaian yang dikenakannya. Matany

