CHAPTER #22 DUA PULUH DUA “Nio, kamu sudah dengarkan kalau Rostina bekerja disalah satu perusahaan perumahaan yang sahamnya sebagian kita beli?” Tanya Alise saat sedang sarapan bersama. “Sudah Mah. Kalau nggak salah saham kakek beli 49 persen. Betul kan Kek?” “Betul Nio.” Ujar Hansen. “Sengaja kakek beli biar rencana pembangunan gudang Hansen & Co di Indonesia bisa dibangun murah dan lebihnya punya saham di perusahaan itu.” “Artinya Nio suatu saat bisa menggantikan kedudukan Papah disana dong Kek?” Tanya Nio. Hansen tertawa. “Sudah tidak sabar dengan yang mana sih Nio? Rostina atau kedudukan kepala cabang?” Tanya Hansen. “Ros yang paling utama Kek.” Kata Nio tertawa. “Emh, dasar laki-laki. Mau m

