Kelana 75

1714 Kata

Kelana bangun dari tidurnya yang cukup panjang, setelah pemakaman usai Kelana tertidur di kamar suaminya dengan memeluk foto suaminya yang sudah tiada, semua ini cukup menghancurkan hati Kelana karena dia menganggap bahwa pernikahannya akan sampai maut memisahkan mereka, tapi tidak dengan cara seperti ini. Pemakaman berlangsung cukup cepat karena hujan membasahi bumi begitu deras, sehingga beberapa pelayat memilih berteduh dan setelah semua selesai, mereka berbondong-bondong pulang. Satu-satunya yang cukup lama berada di pemakaman adalah Kelana. Dia sedang menceritakan semua rasa sedihnya kepada suaminya dan berkata bahwa suaminya itu tidak perlu bersedih karena Adnan tidak merasakan sakit lagi. Kelana juga diterpa hujan sampai basah kuyup, Malik dan Iza datang menyelamatkannya dan memb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN