Kelana 84

1695 Kata

“Lan, kita piknik yuk pekan ini,” ajak Iza. “Piknik? Dimana?” “Di taman kota atau dimana gitu, tempat yang asyik dan adem aja,” sambung Iza tersenyum. “Piknik ya? Pekan ini? Ini kan baru Senin.” “Ya kan aku hanya nanya sekarang, memastikan kamu ada janji atau gak,” kata Iza membuat Kelana menautkan alisnya dan berpikir, memang tidak ada kegiatan pekan ini, ia juga tidak akan ke Depok, karena sudah pergi kemarin. “Oke deh. Sudah lama juga kita gak piknik,” kata Kelana. “Serius? Kamu janji, ‘kan?” “Iya. Insya Allah.” “Yeyy.” Iza tersenyum dan berseru, menoleh sesaat melihat Panji yang kini sedang tersenyum juga karena mendengar jawaban Kelana. Sudah lama juga mereka tidak jalan-jalan, meskipun akan ada Iza dan Tora. Semua itu agar Kelana mau, kalau Kelana tak mau, Panji pasti akan te

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN