Kelana 82

1011 Kata

Kelana mengelus nisan suaminya. Tatapan wajah Kelana terlihat sangat sedih, sudah pasti hal ini masih belum dipercayai oleh Kelana, bagaimanapun juga mereka menikah hampir 2 bulan meskipun tak ada hal istimewa yang terjadi antara mereka, namun Kelana cukup bahagia. Kelana menghembuskan nafas, lalu sebuah tangan menyentuh pundaknya. "Ayo kita pulang yuk, udah siang banget, Dek," kata Malik. Kelana mengangguk. "Bang, Lana pulang dulu ya. Insya Allah Lana akan datang lagi jengukin Abang, baik-baik ya di sana," ucap Kelana lalu bangkit dari duduknya. Kelana lalu pulang bersama Malik, Fauziah, Reina dan Ummi. Sesekali Kelana masih berbalik melihat nisan suaminya. Saat seorang istri ditinggal meninggal oleh suaminya, Kelana masih mempunyai beberapa kewajiban yang harus ditunaikan. Pertama,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN