“Lan, kamu pulang sendiri?” tanya Panji pada Kelana yang hendak keluar dari kantor. Kelana menoleh dan melihat Panji yang berusaha menghampirinya. Kelana tersenyum dan berkata, “Iya. Aku udah mau pulang, Bang. Ada apa?” “Gak ada apa-apa,” jawab Panji menggeleng. “Kamu pulang sama siapa?” “Aku sudah ada ojek langganan, Bang.” “Ojeknya cowok apa cewek?” “Ibu-ibu,” jawab Kelana. “Syukurlah,” jawab Panji mengelus leher belakangnya. “Ya udah. Kamu hati-hati dijalan, ya.” “Iya, Bang. Bang Panji juga hati-hati dijalan,” jawab Kelana mengangguk lalu melangkah meninggalkan Panji yang saat ini masih berdiri di tempatnya. Panji tersenyum dan menggelengkan kepala. Panji ingin mengajak Kelana pulang, namun Panji yakin bahwa Kelana akan menolaknya, Kelana tidak akan mungkin mau bergoncengan deng

