Kelana 59

1742 Kata

“Mir, apaan sih? Kamu buat semua orang khawatir,” kata Panji. “Kamu khawatir sama aku?” “Gua khawatir karena gua yang buat lo jadi bahan pembicaraan,” kata Panji ketika naik ke atap kantor dan melihat Mira murung di sini. “Gua tahu tempat ini karena lo pernah kemari pas gua putusin kan? Jadi kemungkinan lo di sini.” “Gua pikir lo khawatir karena masih sayang sama gua.” Mira menunduk. “Lalu ngapain lo kemari?” “Semua orang nyalahin gua, Mir. Lo sudah tahu kalau ngomong di kantor itu tembok aja bisa bertelinga, bisa jadi bahan gosip, tapi masih aja maksa gua buat ngomong hal yang nyakitin lo.” Panji menggelengkan kepala. “Sekarang balik ke divisi lo.” “Aku udah ngajuin pindah divisi ke divisi kamu.” “Jangan ngadi-ngadi deh.” “Aku serius, Ji. Aku gak mau pisah sama kamu lagi dan aku ga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN