"Yuk, ke pasar! Eh, mana sini tabung gasnya, biar Mas beliin dulu," kata Rajen. Huma menatap sang suami yang beberapa saat lalu pamit ke luar, narik uang di ATM. Konon dapat pinjaman dari Nayaka—sepupu Rajen. "Bala ikut ke pasal, Pamut!" Si kecil kesayangan mereka sudah bangun pagi itu. Jam setengah enam pagi. Sudah mandi malah, baru selesai Huma pakaikan baju. Bara terbiasa mandi lebih pagi walau sekolah berangkatnya nanti jam tujuhan. "Iya, Pamud beli gas dulu. Mana, Ma? Bukain gasnya," seloroh Rajen. Asal kalian tahu, sampai detik ini dia tidak bisa buka-pasang gas. Selalu Humaira. Tapi kalau bagian angkat-angkat barang berat, Rajen yang lakukan. Untungnya Huma tipe wanita yang bisa memasang tabung gas, bisa angkat galon juga. Kehidupannya super mandiri sejak SD, Huma bahkan sudah

