Sampai kamu berani melukai orang yang aku sayang seujung rambutnya saja akan aku datangi kamu di tempatmu sembari berkata pilih rumah sakit atau menghilang? -Rama- Brak! "Aaarrrggghhh…." erang Raja kesakitan bahkan dia sampai tersungkur ke belakang. Raja tidak terima dengan perlakuan Sinta kepadanya. Dia langsung bangkit berdiri dengan satu tangan yang terangkat tinggi kemudian dia ayunkan ke arah pipinya Sinta sampai membuat kepala Sinta tertoleh ke kanan. Tak sampai disitu saja karena tamparan kerasnya Raja tubuh Sinta yang terikat dengan kurai sampai terjatuh ke samping menimbulkan suara yang keras dan nyaring. BRUK! Pada akhirnya Sinta terjatuh dengan tubuh terikat dan tidak bisa melawan Raja kembali. Dia hanya bisa menahan air mata, tangisan dan rasa sakit di pipinya. Sinta mulai

