Setidaknya dia sudah tahu tentang perasaanku yang sesungguhnya bahwa aku mencintai dirinya. Masalah dia menerima atau menolak itu urusan belakangan. -Rama- Bugh! Sebuah helm full face terlempar dengan kecepatan yang sangat cepat. Untung saja Arjuna memiliki refleks yang bagus sehingga helm full face itu bisa ditanggap dengan kedua tangannya Arjuna sebelum helm itu mendarat diwajahnya Arjuna. Tanpa membuka bibirnya, Arjuna langsung melayangkan tatapan melotot kearah Rama yang hanya dibalas menatap sinis kearahnya. "Lo itu ya, udah gue bilangin juga, jangan ikutin gue ke sini. Ah lo mah buat gue emosi mulu," kata Rama berniat mau marah namun sedikit merasa takut setelah mendapat lemparan tatapan maut dari Arjuna. "Apa?" tanya Arjuna membuat Rama menoleh ke arahnya dengan alis terangkat.

