Ratusan botol memenuhi ruangan itu. Tak hanya elemen penting bahkan Hexen entah kenapa berbaik hati untuk mengajak para prajurit untuk berpesta. "Semuanya, mari bersulang." Hexen menaikkan gelasnya kemudian mendorong pelan gelasnya keudara. Bersulang dari jauh. Seharian penuh mereka berpesta, menganggap remeh pernyataan perang itu. Para wanita menari-nari dihadapan mereka. Mulut-mulut penghuni istana dipenuhi bau alkohol. Mereka mabuk sambil tertawa. Mereka keliru menganggap kelima orang itu lawan yang mudah. Melalui celah-celah gubuk Wulan, matahari menyapa hangat penghuni didalamnya. Wulan mempersilahkan tamunya untuk tidur duluan kemarin dengan alasan kelelahan diperjalanan. Mata-mata tertutup itu mulai mengerjap-ngerjapkan mata mereka perlahan karena silau matahari yang mengganggu

