Hampir

3672 Kata

Sang nenek hanya mampu menggelengkan kepalanya. Karena kelakuan cucunya—sedikit keras kepala. Yah, sudah pasti begitulah tingkah seorang bocah yang merasa dirinya telah tumbuh dewasa. Almahyra yang melihat pemandangan itu hanya tersenyum. Ia seakan tengah merasa bahwa ia hanya memiliki kedua orang ini, dalam hidupnya saat ini. Dan tentu saja hal itu benar. Almahyra tidak memiliki orang lain kecuali anak dan ibunya. Dan tentu saja, Emilia mampu memberikan kekuatan baginya untuk terus bertahan dan berjuang. Tak lupa sang ibu yang selalu setia membantu dan merawat keduanya. Almahyra tak pernah mengeluh pada ibunya, atas semua takdir yang diterimanya selama ini. Ketika sang ibu khawatir akan jiwanya. Ia malah menunjukkan betapa bahagianya ia dengan segala yang terjadi. Dan hari ini, ia akan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN