“Apakah kamu lega sekarang? Setelah semua kegilaan ini menyerbu kita bertahun-tahun lamanya,” ujar Abizard seraya merangkul punggung kecil milik Almahyra. “Bukannya, kamu tahu sendiri bagaimana aku sangat bersyukur. Akhirnya, apa yang sudah kuimpikan, terwujud juga. Sebuah keluarga yang utuh tanpa gangguan dari pihak lain.” Sahut Almahyra tertunduk dengan wajah berseri. “Kamu benar, awalnya aku tidak mengira bahwa ini masih bisa kurasakan kembali. Setelah apa yang kuterima selama ini.” “Semoga mereka semua akan berada di surga yang paling indah.” “Apa kamu tahu, Alma? Amir sebenarnya pernah menyukai kamu?” “mungkin bisa dikatakan, iya aku tahu. Namun, aku sengaja tidak ingin mengorek itu semua agar tidak memberikan kesempatan padanya. Karena yang aku inginkan bukan dia, tapi, kakaknya

