Pemuda tadi terlihat menyembunyikan sesuatu dari Sona. Dikarenakan tidak mendapatkan jawaban yang diinginkannya. Maka Sona memilih pergi dari tempat tersebut, dan meninggalkan pemuda itu yang masih berada di posisi ia sebelumnya. Setelah dirasa Sona tidak akan kembali lagi. Tiba-tiba pemuda tadi memanggil seseorang, dan keluarlah seorang gadis dengan penampilan yang sudah acak-acakan. Iya tampak ketakutan tubuhnya gemetar dengan air mata yang terus mengalir. “Ada apa, Dik? Apa yang sebenarnya terjadi padamu. Mengapa kamu lari dari orang itu?” tanya pemuda tadi terlihat prihatin melihat kondisi gadis itu. “Sa—saya, hampir saja digauli oleh pria kejam itu, Kak,” ujar gadis itu dengan bibir bergetar. “Apa! Ternyata dugaan saya tidak salah. Dia memang bukan orang yang baik.” “—” “Apa kam

