Jay sudah berada di kantor polisi Lemang. Namun, dirinya masih menunggu kedatangan Raka. Tiba-tiba dia kepikiran dengan istrinya, ia baru teringat belum memberikan kabar mengenai Sam pada Asa. Tangannya pun tergerak mengambil ponselnya di saku jasnya lalu mendial nomor istrinya. “Halo Om, bagaimana? Apa ada kabar terbaru?” tanya Asa to the point. “Ya, ada maka dari itu saya menghubungi kamu. Papa beneran berada di Bandung.” “Oh, benarkah Om? Terus, sekarang Papa lagi sama Om? Om udah mau balik ke Jakarta?” tanya Asa antusias, namun Jay justru terdiam. Ia bingung harus menjawab apa. ‘Apa yang harus kukatakan? Apa Asa akan marah bila saya langsung menyerahkan Papa Sam ke kantor polisi.’ pikir Jay dalam hati. “Om! Om kok diam aja?” “E-eh iya. Maaf, Sa saya sudah membawa Papa Sam ke kanto

