CK BAB 32

1768 Kata

CINTA KEDUA 32 Oleh: Kenong Auliya Zhafira Penyesalan memang terkadang menjadi bagian adegan paling akhir yang tidak akan mudah terbuang. Entah untuk masa-masa yang telah berlalu, atau pun beberapa runtutan lara dalam jiwa, semua itu hanyalah hiasan rasa pada sebuah cinta. Di mana segala rasa; baik itu kecewa, tawa, air mata, luka dan bahagia akan selalu menjadi satu kisah cerita yang tidak masuk dalam kamus sesal. Sebab keadaan apa pun hati untuk cinta, semua itu tetaplah memberikan satu arti, yakni kerelaan. Wanita yang tidak pernah menyesal bertemu dan menjadi bagian seorang Arfan menarik napasnya dalam beberapa menit. Ia bahkan memukul dadanya sendiri agar nyeri tidak terlalu menghimpit sakit hanya untuk menunggu kabar sang pria. Kepalanya pun menggeleng berkali-kali menepis segal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN