"Hampir kehilangan kamu aja udah bikin aku hampir gila, dan sakitnya luar biasa. Apalagi kalau aku benar-benar kehilangan kamu waktu itu? Mungkin aku bakal gila beneran, Kira." - Brian Mahesa - *** "Kamu pikir, mati bisa menyelesaikan semuanya?" Wanita paruh baya yang biasa berdandan glamour itu duduk di depan sebuah pria yang sudah menjadi suaminya sejak hampir tiga puluh tahun. Menatap dengan penuh kecewa, marah, dan juga sakit di saat yang sama. Mata tuanya yang dihias oleh eyeshadow merah muda tampak berkaca-kaca, siap untuk meneteskan air mata kapan saja. "Sampai akhir kamu hanya jadi pecundang, Anhar! Kamu membunuh satu-satunya putriku yang berharga setelah kamu menghancurkan kebahagiaannya bertahun-tahun silam. Lalu apa?" jerit wanita itu berang. "Kamu mau mati begitu saja? Men

