24

2598 Kata

"Cerita apa? Gue gak punya cerita apa-apa." Kata Ana. "Kan gue udah bilang Na, kalau lo ada masalah tuh bilang ke gue. Kalau lo masih tertutup gini, gue ngerasa gak dihargain loh." Balas Jino. Ana menghela napas. "Gue... eum, tulisan gue baru aja ditolak penerbit." Ucap Ana. "Kenapa?!" seru Jino heboh. "Gak masuk kriteria yang mereka cari, padahal awalnya mereka yang minang naskah gue, udah gue revisi mati-matian, gak taunya ditolak." Jino menatap Ana dengan raut wajah sedih. "Ya udah, kamu dipinang aku aja." Kata Jino. Ana terkekeh kecil. "Udah biasa sih, gak papa." Ucap Ana. "Maaf ya Jin, gue belum bisa terbuka sama lo. Bukan berarti gue gak ngehargain lo, atau gak percaya sama lo. Tapi... yang gue hadapin tuh emang cuman masalah-masalah sepele." "Lo kayaknya ada trauma sering

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN