"PAPA Geo, aku harus berangkat." "Ya, pergi saja," ucap Geo terdengar manja. "Tapi bisa kau lepaskan tanganmu lebih dulu?" "Tidak. Kenapa kau datang lebih awal 'sih? Kita bisa pergi bersama ke acaranya langsung tanpa harus ke butik dulu. Kau tahu itu membuang-buang waktu? Aku takut kau kelelahan." Suara Geo teredam karena wajahnya berada di antara bahu dan leher Ariana. Ia memeluknya dari belakang sambil mengusap perut Ariana di balik baju hamil pemberian Alisa. "Ada banyak alasan yang masuk akal Mama menyuruhku memakai gaun dan berdandan di butik. Pertama, Mama tidak ingin kita terlambat ke acara penting mereka jika kita berangkat bersama. Kedua, waktuku benar-benar terbuang jika kita hanya berduaan dalam satu ruangan. Dan ketiga, tenagaku lebih hemat jika tidak bersamamu." "Kata s

