"Kok, Tante?" suara Kayla yang tadi riang tiba-tiba berubah bingung ketika menyadari yang duduk di sofa adalah Naina, bukan ibunya. Naina melepaskan napas yang tak disadari ditahannya. Ternyata Kayla salah sangka, mengira jika dirinya adalah Davina. Namun rasa leganya hanya sesaat ketika matanya menatap sosok pria tak dikenal yang berdiri di pintu, bukan Davina seperti yang dikhawatirkannya. "Om Janu!" seru Kayla. "Mama mana?" Januar membuka mulut untuk menjawab, tapi terhenti ketika Chandra muncul dari kamar dengan membawa koper besar. Naina segera berdiri, merasa sedikit lebih aman dengan kehadiran suaminya. "Ada perlu apa, Jan?" tanya Chandra, sorot matanya penuh tanya melihat kehadiran iparnya di rumah ini tanpa Davina. "Papa minta saya menjemput Kayla," jawab Januar, matanya sese

