16.

844 Kata

Flashback on. Cklek... Suara pintu ruangan khusus pengantin wanita di buka seseorang, perlahan orang itu masuk dan melihat Ivy duduk membelakanginya. Ivy yang terlalu gugup mengira itu adalah papanya, hanya menundukkan kepalanya menahan senyum yang ia tahan. Namun perlahan senyum ceria itu luntur saat mendengar suara seseorang bicara, Ivy menelan salivanya dalam-dalam dan tak berani melihat orang tersebut dari cermin. Ivy di beri pilihan, ingin melanjutkan pernikahannya tapi seluruh orang yang ada disini menjadi taruhannya, atau pergi meninggalkan acara pernikahannya dengan cara, seolah-olah Ivy kabur dari pernikahan ini karena tidak ingin menikah dengan Abraham. Sungguh! pilihan yang sangat sulit untuk Ivy. tapi ia tahu bahwa ancaman itu tidaklah main-main. "Cepat tentukan pilihan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN