Mereka berhenti di alun-alun kota, Alga memarkirkan motornya lalu berjalan mengikuti Risa. "Kenapa lo milih di sini sih? Kan banyak tempat lain," tanya Alga. Setelah tadi ia memutuskan untuk Risa yang memilih tempatnya. Risa menghentikan langkahnya kemudian menoleh ke Alga, "Kamu nggak suka ya di sini?" Alga menggeleng, "Gue cuma nanya aja, kok lo kepikiran ke sini." "Ya lebih enak, tempatnya ramai," Laki-laki itu sedikit heran dengan gadis yang kini berjalan lebih dulu darinya. Gadis tersebut tampak lebih senang, terlihat dari guratan senyum yang terpatri di wajahnya. Menurut Alga, dia adalah gadis teraneh yang Alga temui. Bagaimana tidak di saat gadis lain pasti memilih tempat nyaman untuk kencan bersama kekasihnya, gadis yang sedang bersamanya itu malah memilih alun-alun kota. Sang

