Part 15

1665 Kata

Risa turun ke bawah saat mendengar suara bel dari rumahnya berbunyi. Ia menautkan alisnya bingung, siapa yang datang berkunjung siang-siang begini. Tidak mungkin Weni, karena gadis itu mengatakan akan pergi ke rumahnya nanti habis magrib dan tidak mungkin juga teman ayahnya. Ia membuka pintu dan melihat Orion berdiri disana dengan menenteng totebag dari toko salad kesukaannya, "Orion!" pekiknya girang. "Hai," sahut Orion. "Kok gak bilang kalau mau ke rumah?" "Ya nggakpapa dong," ujarnya seraya mengacak pelan rambut Risa. "Masuk-masuk!" Orion mengikuti langkah Risa masuk ke dalam rumahnya. Kemudian ia dan juga Risa duduk di ruang tamu rumahnya. "Ris lo sakit?" tanya Orion sedikit tidak yakin karena melihat penampilan Risa yang tampak baik-baik saja. Risa menggeleng, "Enggak kok.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN