"Dulu ibu sering nganterin aku kalau berangkat sekolah, kita berangkatnya selalu bareng. Kamu naik motor dan aku diantar ibu. Terus ibu bilang kalau nggak asing sama wajah kamu, dan sejak itu ibuku selalu tanya tentang kamu. Setelah ibu meninggal kalau lihat kamu jadi keinget ibu makanya aku suka," tuturnya terkekeh. Alga diam, sejauh itu ternyata perasaan Risa untuknya. "Tapi aku nggakpapa kok Al, setelah banyak kejadian yang aku lalui kayaknya sekarang aku udah bisa nerima semuanya. Nerima kepergian ibu, nerima kamu sukanya sama Kara, nerima takdir dari semesta. Ya sepasrah itu aku sekarang, cuma berharap semoga ayah selalu sehat." Lanjutnya terus menceritakan. Sedangkan Alga membiarkan Risa bercerita, ia mendengarkan seksama. Jadi selama ini gadis periang itu mencoba bangkit dari tr

