Part 23

1865 Kata

Setelah hampir satu jam lamanya menemani bocah-bocah bermain, Risa menghempaskan dirinya ke sofa yang ada di ruangan untuk tamu. Mungkin efek kejompoan dalam jiwa mudanya, membuat gadis remaja itu sering merasa capek jika terlalu banyak gerak. Namun jujur Risa tidak menyesal, ia senang melihat senyum terbit dari wajah anak-anak panti tersebut. Hatinya menghangat, Risa tidak akan pernah kapok untuk mengunjungi mereka. Risa mengambil selembar tisu yang terdapat di meja depannya kemudian menyeka beberapa keringat yang ada di keningnya. Alga? Ia tak tau perginya laki-laki itu. Tadi terakhir ia lihat Alga pergi bersama Reno keluar. Saat ia mencoba untuk menutup matanya sebentar, sebuah benda dingin menempel pada pipinya. "Alga!" decaknya saat mengetahui siapa pelaku yang jahil terhadapnya. I

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN