Bab 42

2380 Kata

Aqnes keluar dari gerbang sekolah dengan wajah keruh, Gadis benar-benar menyebalkan apa-apaan sahabatnya itu berani menghakiminya. Merasa dirinya paling benar saja setiap mengambil keputusan, padahal dirinya sama saja. Bahkan dia lebih parah friendwithbenefit apa-apaan itu. Gadis bahkan lebih parah, selalu berhubungan seperti suami-istri tanpa pengaman pula, tapi sekarang sahabatnya itu seolah paling benar saja, benar-benar menyealkan. Aqnes mengeluh ia lupa jika selama ini dirinya menebeng pada mobil Rei, jadi sekarang dirinya akan naik apa ke lokasi syuting. Aqnes yang sedang menunggu taksi di depan sekolahnya seketika mengerutkan keningnya bingung, begitu sebuah sedan hitam berhenti di depannya. Mata jernihnya seketika membelalak begitu melihat Key-Key yang keluar dari dalam mobil ter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN