Setelah kejadian di lapangan basket beberapa hari lalu, akhirnya Aqnes dan Kelvin kembali bersama. Bukan hanya mereka berdua yang bahagia, tapi teman-teman mereka pun ikut merasakan kebahagiaannya. Aqnes masih saja suka berbicara asal dan ceplas-ceplos, tapi mereka tetap menyukainya termasuk Kelvin yang benar-benar menyukai Aqnes apa adanya. Setelah Aqnes dan Kelvin balikan, Aqnes menuntut penjelasan mengenai kejadian saat Kelvin berciuman di perpustakaan yang sempat membuatnya menangis selama beberapa hari. Ketika Kelvin selesai menjelaskan, Aqnes dengan segera mencium bibir Kelvin upaya untuk menghilangkan jejak bibir Echa. Kelvin jelas saja dibuat senang karena kini cewek itu yang memulainya duluan, padahal biasanya selalu dirinya yang memaksa. Sejak saat itu, Aqnes tidak pernah menut
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


