Aqnes dan Kelvin baru saja sampai di tempat yang mereka tuju, Kelvin seketika memeluk pinggang Aqnes dengan posesif, awalnya Aqnes begitu risi dengan sikap Kelvin, tapi dasar emang Kelvin keras kepala membuat dirinya menyerah dan membiarkannya saja. Aqnes langsung saja menghampiri Vino saat pria berperawakan besar itu berlalu di hadapan temannya itu. "So-sory Vin, gue telat banget yah," seru Aqnes dengan nada benar-benar menyesal. Vino tersenyum tampan seperti biasa, cowok itu menggeleng. "Nggak apa-apa nyantei aja Ness..." "Nyantei gimana sih, kamu itu tadi di marahi sama Mas Agung tahu!" seru Debby marah melihat Vino malah membiarkan cewek yang menjadi lawan mainnya itu terlambat dan tidak di omeli sama sekali, tapi jika dirinya yang notabene-nya manajernya telat, Vino bahkan mema

