Mendengar perkataan Kelvin yang kecewa karenanya, membuat Aqnes seketika diliputi perasaan sesak. Feelingnya mengatakan jika Kelvin kecewa akan dirinya yang sudah tidak perawan lagi, tapi ia juga berpikir Kelvin tidak mungkin sepicik itu. Aqnes berusaha bersikap normal menampilkan ekspresi seperti biasa, jutek kepada Kelvin. "Kecewa? Lo kecewa sama gue?" tanya Aqnes balik. Kelvin terdiam mendengar Aqnes yang malah membalikkan pertanyaannya. "Kenapa lo nggak cerita kalau elo udah nggak perawan?" tanya Kelvin lagi setelah jeda beberapa saat, kali ini giliran Aqnes yang terdiam mencerna perkataan Kelvin. Ia sudah menduganya sejak tadi, namun tetap saja pernyataan Kelvin membuat dirinya kaget dan hatinya merasa sakit. "Kenapa gue harus cerita sama lo?" "Kenapa? Lo bilang kenapa, Nes?!

