Kelvin duduk di sebuah sofa panjang yang mengarah pada ranjang besarnya, ia terdiam memerhatikan kekasihnya yang masih bergelung di dalam selimut tebal. Kekasihnya itu begitu lelap sehingga membuat dirinya enggan untuk membangunkan, ia melirik jam kecil yang berada di atas nakas di samping ranjangnya. Jam menunjukkan pukul 08.15 sudah sangat terlambat untuk dirinya dan Aqnes pergi ke sekolah, Kelvin memandang kekasihnya dengan sendu. Setelah peristiwa beberapa hari lalu yang menggemparkan sekolah, ia baru mengetahui akar permasalahan yang menimpa sahabat dan kekasihnya itu. Ia memaklumi jika Aqnes berlaku demikian kepada Echa, tapi ia tidak habis pikir kenapa Echa berbohong dan mengatakan jika mereka pernah tidur bersama. Apa yang sebenarnya diinginkan sahabatnya itu kepada Aqnes? Kenapa

