Berhentilah menghadirkan dilema Tidak semua rasa bisa dipermainkan begitu saja Entah harus berakhir suka atau pun luka *** Sudah hampir satu jam Dira disidang oleh orang tua Nathan dan ibunda Livia. Ia dipojokkan meski mereka tak punya bukti nyata. Bahkan tak ada yang mau mendengarkan pembelaan Dira sedetik pun. Semua orang mencecar sesuka hati. Berusaha menjatuhkan mental Dira dengan berbagai frasa tak masuk akal. Sudah jelas ini semua hanya tipuan Livia. Tapi malah sengaja memanas-manasi keadaan jadi lebih dramatis. Sejujurnya, Dira jenuh berada di ruangan ini. Meski ac menyala sekali pun, jiwanya sudah kepanasan mendengar ocehan beruntun mereka. Isinya hanya penyangkalan, tudingan, dan sejenisnya. Memuakan sekali bagi telinga Dira. "Pecat saja dia! Atau masalah ini kita bawa ke p

