"Tembak saja," kata seseorang, melihat sekitar; area sisi kanan dan kiri dari spion, lalu belakang dari cermin yang menggantung di atas sambil tetap mengemudi, dan ... "Sekarang!" Saat itulah dia mengambil posisi jalan yang dirasa paling pas agar memudahkan sang rekan menembak mobil di depan mereka. Dor! Ya, bunyi letupan tembak itu lantas mengudara seiring meluncurnya peluru dari mulut pistol, membuat geger sekitar. Ada yang memekik, ada yang sampai tiarap di trotoar, dan ada pula mobil yang tergelincir bannya terkena santapan senjata. Maaf, ini genting. Lalu dilihatnya motor putih di depan sana yang berbelok, tanpa sempat terkena peluru tembak sang lawan yang asal diloloskan. Tepat ketika itu, sirene polisi dibunyikan. Yang sejak tadi mengekori secara diam-diam berdasarkan titah.

