[145] Berita Gembira

1305 Kata

"Ya, ini sedang di jalan. Ada lagi tidak yang mau dibawakan?" tanya Wili, dia sedang bertelepon dengan Genta. "Itu aja, Wil. Sorry, ya, ngerepotin." "Apa, sih, Bang!" semprot Lena. "Nggak ada yang merasa direpotkan. Udah, Abang tenang aja. Butuh apa pun, telepon aku atau Bang Wili. Jangan sungkan-sungkan." "Iya, iya. Makasih, Len." Demikian sambungan nirkabel di pagi buta itu diakhiri. Lena duduk di sisi kemudi. Tampak di belakang Bang Nandar dan Bang Gilang berboncengan mengekori. Diajak di mobil, mereka menolak. Benar, Lena dan Pak Wili habis dari rumah lawas untuk mengabarkan info lahiran Mbak Nuni kepada Bang Gilang dan Bang Nandar yang tidur super kebo, alias nyenyak pol sehingga ditelepon tak satu pun dari mereka terbangun mengangkat panggilan masuk. Selain itu, katanya Bang Ge

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN