Bab 56

1740 Kata

“Pantas saja Albany beli makanan sebanyak ini. Ternyata ada yang ingin dirayakan,” ucap Ningsih mengelus pelan pundak menantunya. “Ibu hamil harus banyak makan. Ayo, sini.” Albany menarik sebuah kursi makan dan menyuruh Za duduk di sana bersebelahan dengannya. Jika biasanya Za yang akan mengambilkan makanan untuk dia, kali ini justru Albany yang mengambilkan makanan untuk istrinya. “Haaa.” Albany menyodorkan sesuap nasi beserta lauknya. “Iih, Mas, aku kan, bisa makan sendiri, nggak perlu disuapin juga,” tolak Za merasa tak enak dilihat oleh kedua mertuanya. “Biar banyak makannya. Pokoknya sepiring ini harus habis.” Albany memaksa. “Tapi, Maaas.” “Tidak ada tapi-tapian. Haa, buka mulutmu!” ujar Albany kembali memaksa. Walaupun dengan wajah cemberut, Za akhirnya membuka mulut.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN