Paul mengeluarkan semua benda yang dia bawa dalam tas kecil yang selalu melingkar di pinggangnya. Dia bernapas lega ketika akhirnya menemukan benda yang sejak tadi dicarinya. Sebuah pisau kecil yang beruntung dia bawa dalam perjalanan ini, Paul yakin dengan benda itu dia bisa menyelamatkan Vita. Dengan tangan kanan memegang pisau kecil, Paul melihat sekali lagi ke arah luka tembakan di bahu Vita. Tanpa sadar dia meneguk saliva karena betapa gugupnya dia saat ini. Namun mengingat tidak ada cara lain untuk menyelamatkan Vita selain ini, akhirnya Paul mengenyahkan perasaan gugupnya dan melakukan seperti yang dia rencanakan. Kedua mata Vita dalam keadaan terpejam yang menjadi pertanda gadis itu sedang kehilangan kesadarannya. Keadaan Vita ini cukup memudahkan bagi Paul untuk menjalankan renc

