Hanya kecelakaan

1006 Kata

Jalu masih sibuk dengan laptopnya untuk memeriksa pekerjaannya. Telinganya yang tajam dan getaran di meja kerjanya, membuatnya tahu kalau ponsel yang disimpannya, menerima sebuah panggilan masuk saat ini. Saat dia membuka laci itu, ternyata tebakannya adalah benar. Jalu agak jengah, mau sampai kapan terus saja seperti ini? Dia pun memilih untuk menelepon Gusti, memintanya untuk datang ke ruangannya lagi. “Bukankah tidak ada hal penting, aku akan bekerja dari rumah selama beberapa hari ke depan.” ucap Jalu. Dia tidak mau gangguan dari Lintang memecah konsentrasinya, “Kamu bisa mengantarkan dokumen ke rumah jika ada yang penting, aku akan ke kantor saat ada hal yang mendesak saja.” Gusti yang baru saja duduk, memperlihatkan keterkejutannya dan bisa ditangkap dengan jelas oleh Jalu. Jalu han

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN