Tok. Tok. Tok. "s**t"!! Umpat Gerry kesal perlahan melepaskan pagutan nya dan menatap ke rah istri cantiknya sejenak. Ceklek"!! Pintu pun di buka oleh Gerry,dengan tatapan tajam dia tujukan kepada Willy yang sudah berdiri di depan pintu ruangan tersebut. "Ada apa "! Tanya Gerry dengan wajah kesalnya.. "Ma-maaf boss,5 menit lagi meeting dimulai"jawab Willy dengan otak yang sudah diselimuti rasa penasaran dengan tatapan maut sang boss. Apa mereka bertengkar didalam sana ,begitulah isi pikiran Willy saat ini. Hemmm"!! Sahut Gerry akhirnya.dan langsung melangkah menuju ruang meeting dan meninggalkan Luna yang masih sesak nafas di ruangan ceo tersebut. "Dia barusan mencium ku lagi kan,dan apa tadi,apa itu baru permulaan ,aaarg ,tuhan kenapa baru begitu saja aku sudah meleleh,g****k kau

