Farhan berjalan menuju ruangan Aisyah, dia baru saja selesai melaksanakan sholat subuh di sekitaran mushola rumah sakit. Dengan santainya ia berjalan, karena Aisyah sudah di titipkan pada salah satu perawat. Sampai di depan ruangan Aisyah, Farhan membuka pintu dan memandang ke dalam ruangan, lantas ia menutup kembali pintu itu dengan sangat perlahan. Ia menatap sosok wanita yang ada di dalam ruangan, memperhatikannya dari jendela luar yang nampak begitu jelas. Ujung bibirnya sedikit terangkat membentuk sebuah senyuman kecil. Sementara wanita di dalam ruangan itu membereskan mukena yang baru saja di pakainya, dan duduk di samping Aisyah menatap tubuh Aisyah yang masih terbaring tidak sadarkan diri. "Segeralah sadar Aisyah, kami merindukanmu . Terutama Farhan." Suaranya begitu pelan, ia

