Dareen bisa bernapas lega karena satu masalah dalam keluarganya bisa terkuak. Mendapati Naura sebagai dalang dibalik kejahatan yang menimpa kedua adiknya, membuat ia begitu semangat untuk segera melabrak mantan kekasihnya itu. Beberapa saat setelah membiarkan dua sekuriti tadi membawa Dodit dan Oni, Dareen segera keluar dari gudang untuk pergi menemui Naura. Ia benar-benar tak sabar untuk melihat kekalahan Naura. Ia juga tak sabar untuk melihat betapa malangnya nasib Naura nanti ketika polisi menjemputnya. Masih dengan beberapa luka lebam di wajahnya, Dareen sama sekali tak mengurungkan niatnya untuk segera menemui Naura. Luka lebam ini tak sama sekali terasa sakit karena ia sudah mendapatkan kemenangan dari Naura. Fania, asisten pribadi Dareen seketika datang menghentikan langkahnya. W

