"Jadi ibu berteriak padaku?" "Iya, kamu membuatku pusing, sudah tahu aku sedang sakit dan tubuhku mengalami perih dan panas kau malah berteriak-teriak dan cari masalah," balasnya. "Bukan seperti itu, aku hanya tidak suka ayah dan Ibu akrab, terlalu dekat!" "Lantas kenapa? Kau tidak suka hah? bagaimana kalau aku benci saja pada istri dan anak anakmu, apa kau akan suka, Yanto?" "Ibu ... bukannya ibu sendiri yang menanamkan hal ini padaku?" "Kapan aku mengajarimu kurang ajar, kapan hah? menjauhkan dari sini!" "Iya aku tidak akan datang lagi!" Teriak kak Yanto tak kalah sengit. " ... awas saja kalau ibu masih mengharap bantuanku," geramnya sambil tertatih keluar dari rumah induk. Mendengar ancaman anaknya ibu makin berang, dengan teriaka. Penuh emosi wanita itu merutuk dan mengomel de

