58

1172 Kata

Setelah sekian lama hidup dalam kesulitan dan tekanan, akhirnya aku bisa mendapatkan kembali makna dari kedamaian yang selama ini kucari. Hidup kami berjalan normal, bahagia meski sederhana. Memang kami tidak makan daging dan ikan setiap hari, tapi berkat ketentraman hati, aku dan suami kini menikmati hari hari dengan canda dan kebahagiaan kami. "Apakah tinggal di sini lebih menyenangkan?" "Iya, Alhamdulillah, aku merasa tenang Mas." "Syukurlah, Dik. Rima sepertinya juga ceria juga, dia makin gemuk dan sehat." "Inaq juga tampak sangat gembira sejak kedatangan kita. Syukurlah," imbuhku. "Bulan depan kita kunjungi Ibu, mau?" "Uhm, tidak masalah selagi situasinya kondusif." "Baiklah kalau begitu Kakak akan semakin giat bekerja agar kita bisa menabung untuk bekal pulang nanti. Setidakny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN