Part 22

871 Kata

Ji Eun menusuk d**a suaminya sendiri berulang kali dengan belati yang dipegangnya layaknya orang kerasukan. Sama sekali tidak mengindahkan pintu kamar yang dibuka secara paksa. Tetap menusuk Kaisar Chen yang menjerit kesakitan dengan mata tertutup. "BERANINYA KAU MENCELAKAI PUTRAKU!!! MATI KAU, JALANG!!!" Pandangannya teralihkan ke Liu Hua yang tampak murka. Dengan tatapan sedih khasnya, ia kembali menoleh ke arah Kaisar Chen yang sedang meregang nyawa. Meski demikian, pria itu tetap tersenyum padanya. Tidak ada dendam sedikit pun di dalam mata suaminya tersebut. Melihat tatapan penuh cinta Kaisar Chen meski telah dilukai, air mata Ji Eun menetes. Seluruh tubuhnya melemas melihat hasil perbuatannya sendiri. Perasaan bersalah tiba-tiba merasuki relung jiwanya. "Apa yang telah kulakukan?

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN