Frans benar-benar kesal melihat tingkah Sella. Setelah meletakkannya di ruang IGD, tiba-tiba mata Sella terbuka dan yang membuatnya geram adalah Sella tak henti-hentinya menangis sambil memegangi tangannya, membuatnya benar-benar malu pada petugas yang bekerja di ruang IGD hari itu. Itu pasti membuat perspektif rekan-rekan yang bekerja di IGD menjadi negatif padanya, seolah-olah dirinya sudah melakukan kezaliman pada Sella. Walaupun memang sebenarnya Frans zalim karena memutuskan Sella secara sepihak. Namun, bukankah memutuskan sekarang jauh lebih baik dibanding menunda-nundanya dan ujung-ujungnya akan semakin menyakiti Sella karena terus membohonginya? “Hentikan, Sella! Kamu benar-benar membuatku jadi sosok yang jahat di sini. Kamu harus menerima kenyataan kalau aku tidak memiliki peras

