Liora tidak bisa berkata-kata. Orang yang dia kira Reza, ternyata Ivan. Dari mana Ivan tahu rumahnya di mana? Apakah Ivan mengikuti dirinya? Rasa takut mulai menyergap di hati Liora, membuatnya buru-buru ingin menutup pintunya, tidak mau repot menyapa, tersenyum ataupun menanyakan bagaimana Ivan mengetahui kediamannya. Yang Liora pikirkan sekarang adalah harus segera mengunci pintu ini dan membiarkan Ivan di luar sana sendirian. Namun, belum sempat mewujudkan niatnya ingin menutup pintunya, Ivan sudah menahan pintu tersebut dengan kakinya lalu mendorong pintunya hingga terbuka lebar dan dengan santainya pria itu masuk ke dalam kediaman Liora lalu menutup pintunya dan menguncinya. “Apa yang kamu lakukan, Ivan? Kenapa kamu masuk ke rumahmu sesuka hatimu? Keluar! Aku tidak mau menjadi bahan

