Entah kenapa, setelah mendengar suara sang ayah yang sempat meneleponnya beberapa jam lalu di saat Hansa merindukan ayahnya juga, kini rasanya Hansa sedikit merasa lega dan tidak terlalu sedih. Ya, wanita ini semula memang dirundung kesedihan akibat sesuatu hal yang sudah menimpa dirinya akhir-akhir ini. Tapi untung sajalah, ayahnya menelepon di waktu yang tepat. Walau belum bisa bertemu secara langsung, tapi setidaknya rasa rindu Hansa sudah lumayan terobati hingga ia tidak lagi diterpa kegalauan. Ayahnya bahkan mengatakan bahwa dia rindu juga kepada Hansa. Sayang, meski rindu sudah menggunung tapi sang ayah belum mempunyai waktu luang untuk menjenguk anaknya ke kota. Membuat Hansa lekas mengerti dan berusaha untuk menghibur ayahnya yang di kala itu merasa sedih karena belum ada waktu u

