11. Yogyakarta

1763 Kata

“Mbak ….” Panggilan lembut itu Suara dengarkan pelan-pelan masuk ke gendang telinganya. Lebih ke nyanyian penghantar tidur yang menenangkan. Maka, tidak salah jika dia semakin terlelap demi mendengarkan suara lembut barusan. Beberapa kali dia menggeliat demi mendengarkan suara merdu tersebut. Suara bahkan melenguh panjang untuk kembali mendengar suara yang lembut itu. “Mbak …,” panggil suara itu lagi. Rasanya, Suara ingin meminta si pemilik suara merdu itu untuk menyanyikan satu lagu yang akan membuatnya semakin nyenyak dalam tidur yang panjang. Oh, andai saja dia bisa melakukannya saat ini juga. “Mbak, kita sudah sampai di Bandar Udara Internasional Adisutjipto Jogjakarta,” ujar suara itu. Eh? Eh? Eh? Suara membuka matanya perlahan dan langsung menguceknya saat itu juga. Tidak lu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN