Chapter 43

1495 Kata

BAB 43 PINGSAN Belinda dalam keadaan antara sadar dan tidak kembali mengingat kenangan buruk yang terjadi di rumah keluarga Wibisono lalu sekelebat bayangan Dafiya menghampiri dirinya yang meringkuk di sudut ranjang kembali terpatri jelas di benaknya. “Aku akan mengambil semua yang seharusnya menjadi milikku. Kamu hanya akan mendapatkan sampah.” Perkataan itu sampai sekarang nyatanya, masih sangat menghantuinya. Ia sendiri bingung apa yang akan diambil darinya. Sementara sejak dulu, ia tidak memiliki apa pun. Belinda bergerak gelisah dalam tidurnya dan membuat Gio kali ini benar-benar terbangun dan membelai lembut sang istri. Namun, dekapan hangat yang kini ia rasakan seolah bisa sedikit mengobati rasa perih yang rasanya tidak pernah hilang menyakiti kulit tubuhnya terutama pada bagian

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN