BAB 18 PEMAKSA Gio hanya diam terpaku di tempatnya menerima tamparan dari Abang mamanya itu. “Gio melakukan itu karena ada seseorang yang menguping.” “Bagaimana kamu tahu jika ada yang menguping.” Gio mendengkus. “Om lupa jika Gio ini informan? Tentu saja Gio tahu ada seseorang yang membuntuti Gio.” “Oh, tapi jangan harap Om akan meminta maaf. Kamu memang berhak mendapatkan tamparan itu karena kata-kata jahatmu. Om akan pergi sekarang, bos besar akan datang. Satu lagi, Reza Rantana itu palsu. Sepalsu sekretarismu itu. Kehidupannya yang benar adalah dia anak pengusaha kaya, tetapi bukan Reza Rantana namanya.” “Siapa namanya Om?” “Jika kamu memang tidak lebih du*gu dari keledai. Cari tahu sendiri.” “Untuk itulah Gio memanggil Om ke sini untuk meminta tolong mencari tahu tentang itu.

