Bab 11

1223 Kata

⚠️ ⚠️ "Lo nggak marah sama gue, Bill?" tanya laki-laki itu. Billy memandang Nathan dengan tatapan datarnya, sedetik kemudian ia melangkahkan kakinya mendekati Nathan. Bugh! Satu bogem kepalan tangan melayang tepat pada wajah Nathan. Nathan hanya diam menerima pukulan Billy, ia sadar memang sudah sepantasnya ia mendapat pukulan itu. Bahkan, seharusnya ia mendapat balasan lebih, tidak hanya sekadar itu. Apa yang ia lakukan sudah tidak bermoral dan seharusnya ia mendapat hukuman yang setimpal. Apa yang dia dapatkan sekarang ini tidak ada apa-apanya. Dia sudah terlampau keterlaluan. Nathan memejamkan matanya, bersiap menunggu bogem-bogem mentah yang akan Billy layangkan padanya. Namun, sudah beberapa detik Nathan menunggu tapi ia tak kunjung mendapat bogem mentah dari Billy. Perlahan Na

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN