Bab 95 : Titik Akupuntur Ajaib

1616 Kata

"Kulit Siyu bagus sekali. Sangat lembut dan kenyal." Sembari berkata seperti itu, tangan Jason pun terus bergerak ke bawah. Ah! Tubuhku langsung bergetar. Dia ... dia telah memasuki area tubuhku yang sangat sensitif, lalu menggosok keras di bawah lipatan yang tersembunyi. "Ah …” Api dalam tubuh ini terasa seakan-akan dinyalakan kembali. Ada sensasi terbakar yang sepertinya akan meledak di seluruh badanku, dan aku merasakan panas yang menyengat. Aku melihat buliran keringat yang padat di dahi pria itu. Namun, tangannya tidak dapat berhenti dan malah terus turun ke bawah. Dia menekan satu titik akupunktur, dan rasa kebas serta gatal segera membanjiriku. Setiap kali aku mencoba menahan erangan, kekuatan nyala api di dalam tubuhku terus membesar, merobek jantung dan paru-paruku. Sangat t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN